Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. puisi menyambut tahun baru. Riuh teriak dan tawa bergemuruh mengapung di udara suara petʌsan dan ribuan kembʌng api terbakar terbuang, terlempar jauh ke angkasa uang habis percuma semuanya hanyut dalam kesenangan hurahura.

Puisi menyambut tahun baru di bawah in bercerita tentang pergantian tahun, yang biasanya di rayakan di seluruh dunia. puisinya ada lima judul.
  • Puisi selamat tahun baru
  • Puisi lelakuku berlalu
  • Puisi malam tahun baru
  • Puisii ortu harus bahagia, dan
  • Puisi tahun baru
Silakan disimak atau di baca saja puisi yang berceritan tentang tahun baru. ditulis oleh mereka yang ada ide puisi dikala pergantian tahun,  dimulai dari karya Herlina Alle, puisi selamat tahun baru. yuk kita simak puisinya.

SELAMAT TAHUN BARU
Herlina Alle

Menutup luka singkirkan duka
Tuntun hati ikhlas mema'afkan
Membuka asa hias senyuman
Harap, tercipta kebahagiaan

Biar berlalu masa silam
Sambut semangat masa depan
Kuatkan tekad pantang menyerah
Gapai cita moga terkabulkan

Selamat datang tahun baru
Tahun lama tetaplah kenangan
Kesalahan menjadi pelajaran
Tuk melangkah maju ke depan

Clp, 311216

LELAKUKU BERLALU
Adhy Saputra

Detak detik-detik
Tiada sudi menoleh ke belakang
Tinggalkan saat-saat lalu
Merentang sejarah peradaban
Masa kini yang kan berlalu
Hingga lelah musim berganti
Hingga renta sekujur masa
Uzur di ujung nadir kodratnya
Yang memang bertepi
Yang mungkin
Berjarak antara jarijemari
Yang kian dekat mendekap
Sang tuannya

Lelah
Penat
Siapa peduli
Lihatlah mercon bersemburat di langit malam
Percikkan cahaya sukacita
Binarkan beribu tatapan
Serasa seremoni kemenangan
Gegap gempita mengusik malam
Tanpa pernah
Wajahwajah sukacita itu
Menoleh ke belakang
Yang mungkin
Tak lebih indah
Dari kerlapkerlip kembang ʌpi
di langit malam

Ah sudahlah
Kukan tetap berlalu
Tinggalkan gegap gempitanya seremoni itu
Kembali susuri kerinduanku
Pada tuan besarku

Adhy Saputra, penghujung 2016

Malam tahun baru

Riuh teriak dan tawa bergemuruh mengapung di udara
Suara petaʌan dan ribuan kembang ʌpi
Terbakar terbuang, terlempar jauh ke angkasa
Uang habis dengan percuma
Semuanya hanyut dalam kesenangan hurahura

ORTU HARUS BAHAGIA

Tahun baru tidak perlu gelisah.
Gelisahlah jika waktu berlalu sia-sia
Beraktivitas tidak tahu maksud
Tidak tahu tujuan
Yang dilakukan hanya untuk hura-hura.
Bahkan, membebani orang tua.

Nano Kushartadi

TAHUN BARU

si Yanto bersandal jepit
mengais malam yang menjerit
bertopi dan berkarung larung
menatap kembʌng api yang tak hentinya menyala dan meraung
ia tersenyum sebentar, kemudian bergegas matanya mencari bekas botol dan gelas mineral yang teronggok di mana-mana
di tengah riuh gemerlapan kota
tak ada teman, apalagi cinta

Yanto bocah dekil pengais sampah
memulung dan menyulam wajah ibukota
yang syairnya adalah harapan yang paling ia cinta
tapi tak ditemuinya
tak mampu walau tuk sekejap mencium kening yang terlalu cantik buatnya
sebab ia takut dan malu
nanti mereka menghardik dan mengusirnya
seperti biasa
setelah pergantian tahun tiba

Yanto membakar sampah
pada pilah kecewanya
di kala yang lainnya
riuh dalam pora yang seribu
Yanto pun pulang dalam desah yang bisu
mencoba menjumpai pucuk-pucuk yang rindu

sesekali tersedu
Yanto pilu
dan berjubel juta rakyat
tak ada yang tahu
sebab hanya ia simpan di balik saku

Bening Restya Ayu
Jakarta, 31 Desember 2016
-----------

Demikianlah puisi menyambut tahun baru. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK