Skip to main content

Puisi Prahara Jiwa Si Yatim Piatu

Puisi Prahara Jiwa Si Yatim Piatu

Puisi Prahara jiwa si yatim piatu. Pengertian prahara secara defenisi menurut kamus bahasa indonesia. prahara adalah angin ribut, angin topan atau badai. tetapi terkadang dalam bahasa umum prahara biasa juga disebut suatu masalah atau bencana.

Sedangkan pengertian kata yatim piatu adalah seorang anak yang tak beribu dan tak berbapak karena di tinggal mati, oleh kedua orang tuanya. menurut defenisi yang di riwayatkan oleh Syaikh Al-Albany.

Ketika anak yatim telah baligh, dia tidaklah lagi disebut yatim. Demikian juga hukum-aturan yg berkaitan dengan anak yatim tidak lagi berlaku padanya. dari riwayat ini dapat disimpaulkan, anak yatim itu, hanya disematkan kepada anak yang belum remaja, bila sudah remaja bukan lagi anak yatim.

Mungkin begitulah kira-kita tentang kata prahara dan si yatim piatu. puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak. Prahara si yatim piatu, dalam bentuk puisi bergenre patidusa karya Kemilau Mata Bening. adapun masing masing judul puisinya:

  • Puisi Balada si yatim piatu
  • Puisi Prahara jiwa

Salah satu baitnya. "Hidup Sebatang kara Perut busung terlunta Mata memerah ratap berdegup Pedih Memercik bergantian Menerpa mata, bersauh Gulungan ombak, setara kesunyian".


Puisi Prahara Jiwa Si Yatim Piatu

Bagaimana kata kata puisi yatim piatu dan cerita puisi tentang prahara dalam bait puisi patidusa yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak Selangkapnya disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI BALADA SI YATIM PIATU
Karya : Srie Astuty Asdi

Wajah durja terhimpit sengsara
Takdir seorang hamba
Dipeluk rengsa
Nelangsa

Hidup
Sebatang kara
Perut busung terlunta
Mata memerah ratap berdegup

Balada si yatim piatu
Memerangi jalan sendirian
Mengharap terjamu
Belaian

Asa
Mengisi embara
Realita tercatat nyata
Menyamarkan senandung elegi bernada

Luruh bulir menarikan rerumputan
Sebening tetesan embun
Gʌmbaran kehampaan
Kesepian

Sendiri
Melumat sunyi
Terpaku tembok berdiri
Tersungkur nasib menepuk empati

Kemilau Mata Bening
Makassar, 26 November 2016


PRAHARA JIWA
By : Srie Astuty Asdi

Meretas
Gejolak emosi
Terjebak tarikan senapas
Berembus cinta dalam benci

Seduhan ʌnggur bercawan nista
Kautawarkan merupa senja
Jingga membenam
Tenggelam

Riak
Sambar memekik
Keluhan desah menerik
Bagai tambur rinaimu menyalak

Hujan kemarau lembut memaki
Kepuasan sengau suara
Prahara jiwa
Merasuki

Prasangka
Membelai tanya
Menyapu helai rambutku
Bertualang dalam rindu berdebu

Engkau kelemahanku yang tangguh
Kuat mengikat rapuh
Sisi-sisi berseteru
Menyatu

Pedih
Memercik bergantian
Menerpa mata, bersauh
Gulungan ombak, setara kesunyian

Seumpama pulau kuasing mengaram
Membiru, asinnya memuntah
Mencengkeram wajah
Mendalam

Kemilau Mata Bening
SAA Mksr, 02/09/2016


Demikianlah puisi prahara jiwa si yatim piatu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Sri astuty asdi (Kemilau Mata Bening) di blog ini. Semoga puisi yatim piatu di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.