Skip to main content

Puisi Bintang Kecilku

Puisi Bintang Kecilku
Puisi bintang kecilku. Bintang adalah planet atau gugusan planet yg menjadi pegangan dalam astrologi untuk menentukan nasib seseorang atau rasi, bintang juga kadang diartikan benda langit yang memancarkan cahayanya dimalam hari

Berkaitan dengan kata tentang bintang dibawah ini, dua puisi tentang bintang dari tiga puisi campuran dikesempatan ini, adapun masing masng judul puisinya antara lain.
  1. Puisi bintang kecil
  2. Puisi lagunya tetap sama
  3. Puisi melepas bintang
  4. Puisi bintang kecilku
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Jangan takut pada mega pekat, kami dibumi, Menunggu hadirmu menemani kidung rindu yang berlarian di atas daun daun musim semi seakan merasai gejolak dendam pada dawai yang bisu, sebuah jawaban yang telah menjadi bagian dari masa lalu". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI BINTANG KECIL

Kemilau cahayamu kian redup
Pada malam yang telah larut

Tak berpindar menerangi
Seakan ada awan kelabu menutupi

Bersinarlah bintang kecilku
Jangan takut pada mega pekat

Nun kami dibumi
Menunggu hadirmu menemani

Satu satu gerimis membasahi
Kau bintangku kian temaram

Seakan engan menembus pekat
Pada malam tersayat

Mei'15

bintang


Puisi Lagunya Tetap Sama

Lama tak kudengar
jejak kidung rindu yang berlarian di atas daun daun musim semi
ah, masihkah ia
sama seperti dahulu ?

sore itu
aku melihatnya
masih dengan senyum yang sama
ia melompati nada lembut dengan hati bimbang
berulang ulang
seakan merasai gejolak dendam pada dawai yang bisu
sebuah jawaban yang telah menjadi bagian dari masa lalu

0515
Pedang Patah Hati


PUISI MELEPAS BINTANG

Tersadar lelap ku dimalam yang tengah berjalan
Kulihat bintang jauh disana
Aku coba samakan dengan dia

Ku tata hati utk menyapa ?
Tapi hati terlecut takut
Adakah bersambut?

Kutinggalkan dia
Diantara asa yg merajalela
Ku lepas bintang ku yang jauh
Sebab
Ia terlalu indah untuk kusentuh

Aku tak ingin mnjd titik cela
Dalam bias keelokan nya
Seblum aku benar benar pergi
Aku ingin ia memahami
Ada perindu Dari sudut bumi


PUISI BINTANG KECILKU
Oleh: Alifatunnsywa Al Fahrizzy

Bintang fajar itu kian pancarkan kerlingnya
Diantara gugusan-gugusan meteorid ia lah pecahan meteor yang tiada redup kerlipannya

Langkah kerontai tiada pernah bertunas lelah
Disaat hujan makin membawa lelapmu,tiada pernah engkau lewati tiap tetesannya
Dalam jaga dan juga lena
Sesapan kelembabannya menjadi hembusan nafas ke rendahan hatimu

Bintang kecilku kini,beranjak dewĘŚsa
Menorehkan cerita tentang sajak-sajak kehidupan

Perjalananmu bukan tentang kemarin,dimana kau dapati hangat penuh kasih dari yang terkasih..
Disinilah setapak mulai kembali kau awali hari,dimana ada secuwil harapan yang terpatri dalam sanubari.

Tiada kebanggaan kami untuk mu dan negri
Selain baktimu sepenuh hati memaknai hidup bukan sekedar unjuk gigi

Tiap butiran doaku mengiringi dedaun baru yang mulai bersemi di antara ranting pohonmu
"Smoga menghijau tiada takut akan hari dimana ia mulai mengering tersebab masa yang menjadi pengakhiran keikhlasannya "

Kesehatanmu yang utama
Kesuksesanmu yang kedua
Ketulusanmu selanjutnya
Bersama empat penjuru
Bermuara pada satu yang di tuju
-------

Demikianlah puisi bintang kecil, baca juga puisi puisi yang lain yang ada di blog ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.