Breaking News
Loading...
1.05.2015

Posted by :
Puisi cintaku terpisah jarak dan waktu Walau pun cakrawala dan samudera luas membentang, telah memisahkan tuk kita bertemu, namun dirimu tetap kurindu, cintaku padamu, agar aku bisa mencintai dan menyayangimu tuk selamanya ada dihatiku

Cintaku Terpisah Jarak Dan Waktu

Cinta...
Di mana kini kau berada,
kuharap kau dapat merasakan apa yang kurasa,
dari gelisahku, kerinduanku, dan getaran asmara yang mendera.

Cinta...
Walau pun cakrawala dan samudera luas membentang,
telah memisahkan tuk kita bertemu,
namun dirimu tetap kurindu,
 di mana pun kini kau berada,
 aku tetap menantikan kehadiranmu disisiku.

Cinta...
Datanglah,
belailah diriku dengan lembut,
dari tulusnya kasih sayangmu,
walau pun itu dari mimpi dan khayalku,
 kuingin selalu ada dalam buaianmu.

Cinta...
Sungguh aku tak sanggup bila jauh denganmu,
 tapi apalah dayaku,
 cintaku dan cintamu yang terhalang antara jarak dan waktu,
yang begitu sulit tuk kita tempuh dan bercʋmbu.

Cinta...
Jika diantara tingginya awan di angkasa,
 dan dirimu tak mampu tuk menggapai bintang,
 maka, bawakanlah, sebulir air cintamu tuk melepaskan dahaga cintaku padamu,
agar aku bisa mencintai dan menyayangimu tuk selamanya ada dihatiku.

‪#‎Pujangga_Luka‬
05 Jan 2015

MISTERI CINTA

Bersanding tapi tak seiring
Bersama tapi sering terluka
Berdua tapi tak pernah dianggap ada
Cinta memiliki keunikannya

Saat banyak orang mengharap yang sempurna
Namun sederhana yang hadir disana
Namun saat kesederhanaan itu pergi
Banyak airmata yang menyesali

Saat cinta menjadi luka
Kebencian pun berasa ikut serta
Saat cinta berakhir bahagia
Ada saja belahan hati yang kecewa ..

Itulah cinta
Sebuah kata tak bersandi
Mudah dipahami
Namun misteri saat datang dan pergi

Kita Pasti Akan Terpisah
Karya : Penyair Kecil

Kasih, dimana puing yang lalu telah dilantunkan jua dalam jalan berlumpur
Penuh kegelisahan untuk berjalan mengarah sisa sinar yang muncul yang tak mengabur
Tak ubah jalan yang dulu, penuh sautan anak-anak bermain
Lucunya kita berdua berjalan bersama tanpa alas kaki

Mungkin wajah kaki sudah bosan
Bosan kepada halus dan kasarnya jalan yang berdiam lalu mengatakan aku mau
Kemudian telah disodorkan gerigi-gerigi kecil yang terkelupas
Tertinggal lalu membekas

Di luar yang menyentuh
Di luar yang gemuruh
Menyesatkan kaki kita, entah berdiam atau sedikit berbincang
Menenggelamkan serta biarkan dirinya mengapung menanggalkan layang

Untuk layang kita yang ditemui di pinggiran jalan, dipenuhi lekukan bisu
Menandakan ini tiba waktu
Keharusan tubuh, keiklasan hati tak selalu menyatu
Mungkin esok dari salah satu kita melewati jalan ini, penuh suara sayu

Jalan dimana dari salah satu kita berdiam, tidak ada dimensi yang melenyapkan rindu dari kita
Menanggalkan jalan, melepaskan angan
Biarkan semua mengambang lalu terkenang
Dalam duka di sepanjang jalan kita

Tegal, 17 Okt 2015.

Demikianlah puisi cintaku terpisah jarak dan waktu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi cinta. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

* Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang Ingin Berpartipasi Puisi Silahkan Di Kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :

disqus comments

 
INFO KLIK