Skip to main content

Puisi Pendek Catatan Harianku

Puisi Pendek Catatan Harianku
Puisi pendek catatan harianku. Pengertian buku harian adalah sebuah buku langkah yang berisi tentang ungkapkan emosi dan perasaan sesorang yang di tuangkan dalam buku harianya,  disampaing itu buku harian juga dapat membantu untuk merawat pikiran sebab kita setiap hari berpikir, untuk menciptakan ide ide baru yang yang dialami lalu di tulis dalam sebuah buku harian.

Dijaman yang serba canggih seperti sekarang ini, buku harian bukan hanya di tulis pada secarik kerta saja dan ketka basah atau pun yang lainnya akan hilang begitu saja, Tetap di jaman canggih catatan harian, dapat di tulis pada laptop atau pun notebook yang memudahkan untuk membaca ataupun melihatnya kembali, ketika ingin melihat semua kenagan yang ditulis.

Puisi pendek catatan harianku, catatan ini,catatan harian dari sesorang, bagaimana, catatannya, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini.

Puisi Pendek Catatan Harianku

Jangn pernah berhenti...
karena masih ada harap dsini...

Jika kau tak memulai...
aku tak mungkin memulai...
karen aku seorang wanita...

Bayangku sesungguhnya tak sanggup lagi untuk bertahan
nyata diri hanyalah melihatmu
Engkau maha tahu
kutitipkan asa hati djiwaku padaMu
berrharap Kau mengerti dan mau meRidhoinya

Kuyakin semua ini ada karena Allah
dan kaupn tau itu di saat semua tiada danberlalu begitu saja
semua pun karena Allah.
jangan kau hanya mau menerima nikmatNya tapi tak mampu hadapi ujiNya...
jangan kau mengatur segalanya seakan kau adalah penguasa yang bersembunyi di balik kekuatan Allah
Asa letaknya di hati insani,
bila asa pergi...
itu bukanlah karena Asa tak taat pada kesucianNya
tapi kaulah yang tak bisa menjaga kesucian yang ada padanya
jadi tetaplah hadapi dengan cinta
Cinta kepadaNya..

Tak ada cinta yg salah
yang salah adalah
Kau mncintai org yg salah
jadi janganlah menyerah karena cinta karena di sana.
Cinta sejati menantimu.

Pergilah kasih
Bawa hatimu yang masih tersisa untukku
Sukmaku kini telah pergi jauh
Tak mmpu lagi ikuti inginnya hatimu
Jika raga masih menyatu
Anggap saja itu kesetiaan atas ketaatanku padamu dan padaNya
Hingga saat ini aku masih ada dsini dan detik ini aku masih ada di mahligaimu
Yang aku pun tak tau sampai kapan ini kan terangkai
Bagai bunga yang kan datang saatnya akan layu dan mati
Atau. Jalan takdirLah yang kan merubah semuanya
Karena adanya kekuatan doa,
Entahlah. Kukan berteman dengan waktu
Untuk menemukan jawabnya.

Jangan kembali
Bila masih dengan cintamu yang dulu.
Sakit, mending sendiri

Bila kau sayang
Rangkullah aku
Bila tak sayang
Pergilah mnjauh

Aku sentuh akau dengan hati
Bukan dengan jiwa
Meski kasih sayang itu tak msti tersentuh
Tetaplah kan kau rasa di hati
Mengapa, Karena Padamu
Aku curahkan seluruhnya
Dengan segenap jiwa

Cinta itu bertahta di jiwa
Bukan di raga
Sebagaimana cintamu yang mampu memahami jiwaku...

Sekuat apapun hati wanita.
Diakan lemah sat hatinya kau sentuh.
Dan selemah-lemah hati seorang wanita
Diakan menjadi kuat saat hatinya telah aku sentuh
Sentuh hatiku.
Bukan logikaku...
Karena aku kan berlogika
Saat hatiku tersentuh

Banyak cara tuhan membuat  kita sadar untuk terbangun dari mimpi indah kita yang salah...
Seketika merasa seperti hanya sendiri saja di dunia
Di saat diam
Disitulah kesedihan kekecewaan yang mendalam yang tak bisa terbendung
Perjalann hidup masilah panjang
Akan trus terjalani meski kini tertatih sendiri
Harus kuat dan jangan menyerah hanya karen terseok batu krikil tak sengaja...
Diri, Serasa separuh jiwa pergi
Di tengah ladang pandang yang keliru


Seandai aku bisa membaca hati dan pikiranmu
Mungkin aku bisa mnentukan hatiku
Seandainya aku bisa berlalu pergi begtu saja
Mungkin aku kan tau apa kau menangis karenku atau kah tidak
Tak jadi soal bagaimana dirimu,
Yang pasti, beginilah diri ini..

Aku akan tetap berada disini, melihat dan merasakannya.
Aku akan bergerak ketika kulihat sesuatu yang tak sejalan dengan pemikiranku.
Aku lakukan karena rasa tanggung jawabku
Namun jika tidak kau inginkan gerakanku ini
Aku akan tetap disini sebagai pen0nton

Sendiri di keramaian...
Berteman detak jam dinding beraturan...
Dan dentuman gendang yg memekik telinga buat jantung makin memacu menahan gejolak..

Menjauh dari dirimu bukan sesuatu yang mudah
Tapi langkah ini harus tetap kulakukan untuk mendukung keinginanmu
Kalau kelak kakimu melangkah lagi kedepan meninggalkan garis yang ada
Aku tak tau apakah masih ada waktuku untuk menunggumu di ujung jalan

Mengapa selalu ada keraguan pada dirimu,
Jika kutahu semua tentang untaian katamu.
Mengapa

Tangan ini berusaha meraihmu kembali
Tapi kau semakin jauh dan langkahmu semakin tak terarah
Aku tak mampu lagi menahanmu
Aku tak mampu lagi memanggil namamu
Aku hanya berharap kau terhindar dari gangguan dalam perjalananmu

Kita mungkin bertemu di dunia yang tak nyata...
Tak nyata dalam pandang kita
Tapi nyata merasa di palung hati
Kita mngkin sama bukan yang pertama
Kau bukan yang pertama untukku
Dan aku bukan yang pertama untukmu
Tapi prcayalah kau dan aku
Kan menjadi yang terakhir di hati
Di hatimu di hatiku di hati kita
Peganglah, tu adalah ikrar janji kita
Selamanya ....


Demikianlah puisi pendek catatan harianku. Simak/baca juga puisi pendek yang lain di blog ini, semoga puisi pendek catatan harian diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.