Skip to main content

Puisi Pendek Catatan Harian

Puisi Pendek Catatan Harian
Puisi pendek catatan harian. Buku harian atau merupakan catatan kejadian yg kita alami sehari-hari. Kita menulis kejadian yg mengesankan di hari ini pada buku harian atau diary. Dan fungsi diary merupakan suatu kenangan masa masa yg pernah kita alami. bisa juga menjadi sejarah dalam kehidupan kita.
Puisi Pendek Catatan Harian

Menulis buku harian merupakan sebuah langkah untuk mengungkapkan emosi serta perasaan kita dan membantu kita untuk merawat pikiran. karena  setiap hari berpkir mencari ide ide yang menarik  untuk ditulis pada catatan harian tersebut. catatan harian juga dapat di katakan teman berbicara, sebab, ketika merasakan sunyi, maka untuk menghibur diri salah salh sataunya dengan menulis catatan harian

Dan kita seiring berkembangnya teknologi, buku harian kini tak hanya ditulis pada secarik kertas saja, akan tetapi berkat teknolgi buku harian sekarang dapat berupa data pada personal komputer atau notebook, bahkan kini ada yang berupa fasilitas daring untuk menulis buku harian di Internet.

Mungkin begitulah sekilas tentan puisi pendek catatan harian. tema di kesempatan ini, bagaimana catatan hariannya, untuk selengkanya, silahaknn disimak saja berikut ini.

Puisi pendek Catatan harian

Langit semalam kita bercengkrama dan aku jadi tau
bahwa sebenarnya bintang yang selalu kau pancarkan yang berbentuk hati itu
bukanlah aku.tapi dia....

Sabar
makasih sudah tak di anggap dan tak berarti lagi....
ternyat tak samudah berkata.

Sungguh aku sangat kecewa padamu
kau mencampakkan aku begitu saja
dasar kau penipu hati...~

Kuyakin pada dirimu
Bahwa cintaku bukanlah cinta biasa
Sungguh perpisahan ini buatku setengah mati merindu
Bilakah kita bersama lagi
Tuhan sabarkan Hatiku

Dalam sepi engkau datang beriku kekuatan untuk bertahan
Kau percaya aku, ada kau yang aku inginkan selamanya
kau adalah hatiku kau belahan jiwaku seperti ku tunggu cinta sampai mati
Di hidupku yang sempurna kau adalah hal yang terindah yang tak kupunya kumencintaimu merindumu

Keadaanlah yang memaksaku harus kuat Meski sebenarnya aku tak mampu
Cintaku sendirian cinta sejati dan aku meilih setia hingga waktu memanggil kita

Kuterjebak dalam pesona dirimu
kumerindu dan kau tidak
aku dsini hanya dtemani kenangan kita
rinduku kini tak tersentuh olehmu

Kini kau tau aku siapa bila kau ingin menutup tentangku dunia baruku tutuplah.
aku ikhlas,aku kini sadar dan tau bahwa kau begitu mencintai dia,
silahkan.

Sesungguhnya aku ingin melupakanmu tapi tak bisa
duniaku yang dulu membuatku gila karena begitu sakit karenamu
terlalu banyak kenangan yang buatku seakan melayang
kuputuskan ciptakan dunia baru untuk menemukanmu kembali
kuakui tenyata tak mudah melupakanmu
aku kangen kamu.

Bila rasamu kuat bahwa itu adalah aku maka itulah aku
tapi bila kau tidak mnginginkan aku d dekatmu
Mungkin inilah jawaban bahwa kau tidak mencintaiku lagi

Hatiku tlah menyatu dengan nafasmu suaramu kata syahdu merayumu dan itu tak pernah hilang dalam ingatanku
kupergi tinggalkan duniaku yang dluu demi menemukanmu kembali bersamamu lagi...
meski di duniaku sekarang aku sendiri dan hanya bisa menikmatimu dari kejauhan...
Percayalah tiada cinta setulus dan seteguh cintaku

Aku tak bisa berkata apa apa ataupun menjawab apa apa
kuhanya bisa menangis menahan semua yang kurasa

Aku seakan ingin berlari mendekatimu.tapi tak bisa.
kuhanya bisa menahan diri untuk tidak melakukan itu
kuhanya bisa menitip sejuta rindu bersama kenangan lagu, disertai gerimis hujan
sebab kau kini bersama yang lain...

Kumencintaimu dari hati, kumenyayangimu dari hati
hingga kutak sanggup membencimu
kesakitanku kini kuhiasi dengan doa
berharap kau tau bahwa aku begitu jatuh hati padamu
walau kini kuhanya mengingatmu dengan kenangan kita
aku tak hentinya menangis menahan rindu
apakah kau merasakannya.?
Aku yang tengah setengah merindu.

Kau bagiku antara dan tiada
kini kau sangat dekat denganku tp tak bisa kusentuh padahal kau sendiri tengah merasakan keberadaanku. kau hanya bisa kuhirup dgn nafasku tapi tak bisa kugenggam...

Kuyakin padamu dirimu
Bahwa cintaku bukanlah cinta biasa
Sungguh perpisahan buatku setengah mati merindu
bilakah kita bersama lagi?
Tuhan.. Sabarkan hatiku

Di sini kucoba bertahan tuk memahamimu mengertimu, dan selalu menyayangimu....
meski kadang kumerasa sepi tiada berkawan...

Ingin sekali mendekati
Tapi mesti mengerti saat ini
aku bukan untukmu

Ingin sekali mendekati
tapi aku mesti mengerti
saat ini bukan untukku

Menyayangimu haruskah sesakit ini
mengorbankan perasaan demi sebuah pengertian
bagiku kau antara ada dan tiada
tak bisa kusentuh dan tak bisa kugenggam
hanya bisa kumenikmati dari kjauhan

Seandainya waktu bisa kembali
aku memilih utk tidak mengenalmu
kamu yang menghadirkan cinta sekaligus luka di hatiku
karena menyayangimu...

Aku bukan seperti yang kau kira
jadi jangan sekali lagi melecᥱhkan seorang wanita dengan kata menjijikkan yang keluar dari mulut besarmu yang bau itu..
terkutʋk kau !!!...

Kau datang disaat yang tepat
di saat aku butuh
dan buatku serasa berbeda
terlahir lagi dari keterpurukan asa
asa yang dulu buatku luka
dan kini kau balur lukaku
dengan apa adanya dirimu
Aku suka

Kasih sayang dan cinta itu tak mesti tersentuh
tapi dapat kita rasakan di hati
cinta adalah pngorbanan
cinta adalah pengertian
cinta tak mesti menyatu dalam nyata tapi dalam jiwa di hat
terkadang seseorg di pertemukan dilam satu saling mncintai.
tapi tidak untuk di persatukan

maya pun tak mnyatukan kita apalagi berharap tuk jadi nyata
kamu adalah cintaku tapi kmu juga adalah mengertiku
aku mncintaimu dengan mengertiku dan aku mengertimu dengan sayangku
.hingga sakit perih pun dengmu ku nikmati dengan rasa cinta penuh pengertian
ak tak tau sampai kapan rasaku yg begitu besar padamu ada dlm hatiku
sama seperti tak taunya aku tentangg ujung usiaku

satu yang kutau pasti
bahwa cintaku akan hidup
bahkan hingga dunia ini pun
berakhir dan mati


Seperti burung yang terbang tinggi
begitulah gairah jiwaku padamu.
melanglang buana di atas awan awan.
menembus cakrawala

Berhenti berharap tuk sebuah keinginan yang tertunda...
biar tersimpan rapih di angan rindu...
sudah tak mungkin jua terwujud karena di sana rindunya telah berubah anggap salah akan diriku, bila tak ada lagi ingin bolehlah hati tinggalkan diri...
agar tak geram akan apa yang terpikir...
olehmu tentangku...

Sungguh...aku tak ingin berada dalam keadaan ini
raga tersentuh tapi jiwa menjauh
seakan sebuah kotak yang terlihat indah namun kosong
seperti tak bernyawa

Ya....Allah...
sabarkan selelu hatiku atas dia yang kuberi ketulusan tapi di balas dengan kesakitanku...
sungguh tak sanggup membenci walau hati telah berubah menjadi luka...
bantu aku Allah untuk melupakan semua tentangnya...

Kucukup diam dan memperhatikan...
tak ada lagi sajak cinta yang berarti...
kucukup bicara di hati bahwa aku memang hanyalah kekasih yang tak di anggap
di permainkan rasa dan hatinya
tak ada lagi usik yang hanya mengganggu bahagiamu
terima kasih mau mnerimaku kembali walau hanya sekedar saja...
tidak seperti dulu biarlah lukaku kini ku 0bati sendiri.

Mungkin Allah sengaja mnciptakan hatiku sekuat baja dan setegar karang
karena Dia tau ada makhluk sepertimu yang akan sering menyakiti
terbuat dari apakah hatimu

sehingga kau belum puas mnyakiti kini kau hina dan kau olok lagi
hati yang telah hancur menjadi serpihan-serpihan kecil
masih juga kau mau jadikan seperti debu dan kan kau buang ke laut
airmata yang trus berderai masi juga kau mau rubah menjadi darah
kuberikan ketulusan saja kau sungguh menyakiti

apakah lagi kalau aku menyakiti
mungkin kau bisa mnghabisi
di mana hatimu di mana nuranimu di mana
Sungguh terlalu kamu.
aku gak percaya
tapi inilah kamu, nyata

Kau datang bgtu saja dalam hidupku.
seakan ingin mnjdkan nyata apa yang selama ini ada di benakku
meski belum sesempurna secara nyata

Jadikan aku sebagai pilar-pilar kekuatanmu
di setiap sudut kelemahan yang kau punya

Aku bagai malam yang berkabut
dan kau bagai langit merindukan bintang
Kita sama merindukan tibanya purnama
dan kita pun bertemu di bawah cahayanya..

Taukah kau duhai malaikat bersayapku.
kumencintaimu tidak seperti kumencintainya.
Kumencintainya karena semestinya aku mencintainya...
Sedang kau Kucintai seperti mencintai diriku sendiri...
Sejiwa, Sehati, Sekeinginan
Satu rasa, Kutlah jatuh lagi, Padamu...

Setia
Bila saatnya tiba, akan aku berikan semua yang ada padaku
lebih dari yang kau dapatkan selama ini
jadi tetaplah bersamaku...
--------------------

Demikianlah puisi pendek catatan harian. Simak/baca juga puisi pendek atai puisi singkat yang lain di blog ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.