Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi hujan. Hujan yang turun dari langit terkadang menjadi suatu hal yang berkesan bagi seseorang, sehingga hujan romantis pun kadang di sematkan pada hujan yang membawa cerita tersendiri baginya. sebagaiman di ketahui hujan yang turun merupakan kejadian alam, namun di balik kejadian kejadian itu, membawa cerita indah yang patut di apresia siakan seperti puisi hujan di bulan juni karya Sapardi Djoko Damono, karyanya tentang hujan ini sangat melagenda sehingga para pemusi pemusi juga sering menjadi objek hujan sebagai objek dalam puisinya.

Didalam puisi kata tentang hujan sangat populer sehingga terkadang ada saja penulis puisi yang kadang bosan membacanya sehingga di gelarin puisi berita cuaca. saking seringnya kata hujan di temyakan dalam puisi. seperti puisi hujan kali ini, puisi yang menceritakan hujan di padukan dengan kata kata cinta cinta dan kata rindu, sehingga dapat di katakan puisi tentang hujan dan rindu, atau puisi tentang hujan dan cinta.

Hujan memang lebih mudah di jadikan objek dalam puisi karena sering kita melihat dan mersakan hujan dalam kehidupan, sehingga hujan yang turun terkadang membawa rindu tersendiri, apalagi orang yang membutuhkan hujan, hujan memnaglah sangat di rindukan turun membasahai bumi, dan jiwanya agar kerinduannya pada hujan dapat terobati.

suasana hujan terkadang begitu istimewa, sehingga dalam kata tentang hujan sering juga di kaitkan dengan kopi bagi para penggemear kopi, seperti hujan dan secangkir kopi. begitulah air yang turun dari langit terkadang membawa cerita tersendiri bagi mereka yang membutuhkan hujan dan merindukan hujan dalam kehidupannya.


Kumpulan puisi tentang hujan 


Hujan jika di ceritakan dalam bait puisi tak akan ada habisnya tergantung dari kita sendiri mengapresiakannya hingga bisa menjadi bait puisi yang yang menarik di baca. di bawa ini beberapa judul puisi hujan, adapun masing msiang judul puisinya antaralain.
  1. Puisi hujan malam ini
  2. Puisi hujan kemarin
  3. Puisi hujan
  4. Puisi hujan menghiasi
  5. Puisi antara aku dan hujan
  6. Puisi hujan II
Bagaimana cerita di balik rangkaian keenam puisi tentang hujan tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja, berikut ini beberapa puisi yang bercerita tentang hujan, di awali dari puisi hujan malam ini.

HUJAN MALAM INI

Rintiknya yang merdu,
bak dentingan gelas-gelas kaca yang sengaja di simfonikan ..
membawa jauh lamunanku malam ini ..
bersama angin yang semilir lembut,
menyentuh relung ..
dan tetes-tetes bening menyejukkan ..
malam ini,
indah lamunanku bersamamu ..
bila saja kau hadir disini, sayang ..
akan kuceritakan hujan,
akan kuceritakan bintang,
dan akan kuceritakan cinta ..
dalam peluk dan sentuhku ..
hujan,
sampaikan padanya ..
“kau yang terindah, kau yang kurindu” ..


Hujan kemarin

Jejakmu masih terlihat
di kala tarbiz malam sepiku
Bayangmu masih menggangguku
Di saat gundah menjamak jiwaku

Ku lupakan dirimu
Melalui lafadz tasbihku
Berharap rasa itu
Kian jauh dari hatiku

Di saat kau menutup seribu pintu
Aku masih bisa melangkahkan kakiku
Meski tertatih untuk berdiri
Meski kaku untuk melaju

Lidahku kelu
Mengecap pilu setiap hari
Di ambang jendela
Aku masih bisa menghirup udara dg lega

Kau datang mengajariku tentang cinta
Kau meninggalkan aku
Mengajariku tentang luka

Dg sederhana
Kau membuatku bersimpah derita
Tak terlihat oleh mata
Namun sakit terus mengusik jiwa

Kau bagai menempatkan aku di tepi lautan
Membiarkan aku terhempas
Dan ku terima dg sabar

Biar ku terjemahkan
Saat kemarin rintik itu berjatuhan
Kau memberikan satu kejujuran
Yg tak seharusnya aku dengar.


HUJAN

Tik tik tik
Suara hujan merintik
Terdengar begitu lentik

Ingin aku memetik
Gemerciknya yang cantik
Untuk aku berikan padamu, cantik

Tik tik tik
Suara hujan merintik
Terdengar begitu lentik

Bangkalan
26-12-2014


Hujan Menghiasi

segumpal awan tak beranjak pergi
serumpun tetes hujan turut menghiasi
seluruh taman enggan bersemi
helaian daun pun tak besemangat lagi

bukan untuk gunjingan anugerah pencipta
bukan pula tuk di permasalahkan
bahkan dingin yang di suguhkan
semua wujud ke ikhlasannya

Tuhan...
Terima kasih atas hujanmu


Antarkan aku hujan

Bertahun ladang cintaku gersang.
Tandus, kering penuh debu sesakan ruang hampa rasa yang hampir tumbang.
Meliuk tarian nestapa jiwa penghias sukma mengundang bimbang.
Miris hati pada rasa suka yang menyapa pandang.

Padamu yang sudi....
Antarkan aku hujan.
Untuk sekedar penyejuk pada laraku yang menusuk hati, langkah terhenti sebelum sampai ketujuan.

Antarkan aku hujan....
Agar aku mampu kembali pada jalan terang semalam.

By:130914. Yuand

Hujan
Karya: Satria Panji Elfalah (2016)

Ku biarkan tiap-tiap bulirnya membasahi wajahku ..
Menengadah ke atas dengan tangan terbuka menyambut tiap tetesnya dengan lapang ..
Arona tanah yang menyeruak kala titik-titiknya menhujam tanah di sekelilingku ..
Guyur bumi pertiwi dengan berkah yang tak terhingga banyaknya ..

Tanaman pun menari menyambutnya turun, burung bercuit-cuit mencari tempat berlindung ..
Sorak alam suka cita sambut milyaran bulirnya ..
Sore yang megah bertakhta awan besar hitam nan mendung ..
Siratkan bayang-bayang bak jarum kala bulir yang jatuh terlihat dari bermil-mil jauhnya ..

Hujan, momen indah yang ku tunggu di setiap musim penghujan ..
Suara hujan bagai suara gitar yang distorsinya mengalun manja berirama beriringan dengan suara angin ..
Arona tanah yang menyeruak menenangkan akal pikiran yang remuk redam dihajar beratnya pikulan
Bermandikan air hujan, membasahi rambut bagaikan bermilyat inspirasi masuk ke dalam kepalaku yang dingin ..

Kala hujan reda, sedikit kecewa melanda ..
Ibarat ditinggal kawan lama yanh baru saja tiba bersua ..
Namun, seketika itu pula pelangi membusur di langi ibarat selendang bidadari ..
Menawan bukan buatan, cantik bukan gombalan kelas teri ..
---------------

Demikianlah puisi hujan simak/baca juga puisi hujan yang lain. Semoga puisi menceritankan tentanghujan di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments