Skip to main content

Kumpulan Puisi Melati Putih

Kumpulan Puisi Melati Putih
Puisi melati putih. Bunga melati adalah jenis tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Melati merupakan genus dari semak dan tanaman merambat dalam keluarga zaitun bunga melati memiliki aroma yang khas ketika buny aberkembang, menjadikan bunga ini terkadang di juluki bunga sedap malam.

Puisi melati putih, judul dari salah satu puisi tentang bunga melati, di kesempatan kali ini, salah satu penggalan baitnya. "Ingin Kupetik melati putih Dibalik megah gunung itu Yang semerbak harumnya Disampaikan sang angin pagi, Lembaran Daun hijau melambai,semilir bayu seakan hanyut membelai Aroma wangi surgawi sirami jiwa Di pangkuan hati suci memeluk pesona.

MELATI PUTIH

Puisi Melati
Karya: Ilene

Kamu melati yang belum berbunga
Sekali pun hujan sudah berbunga
Sewaktu pagi angin merayu-rayu
Timbul dan tenggelam air matamu

Kamu melati di bulan juni
Tiba jua jiwaku berlayar-layar
Sekali ini saja kau berbunga
Biar tak ada luka yang menganga


PUISI MELATI PUTIH
Karya: Mira Adelia Larasati

Jalanan terjal menghadang
Kerikil tajam koyakkan kakiku
Luka seolah bertanya
Sanggupkah kulewati ini

Ingin...
Kupetik melati putih
Dibalik megah gunung itu
Yang semerbak harumnya
Disampaikan sang angin pagi

Melati putih harumkan negeri
Teteskan kilau embun bak cahaya pagi
Kan kupetik dia untukmu wahai negeriku
Sebelum senja menyapaku


PUISI MELATI
Lintang Putra

Putik merekah tersaji indah
Kelopak mekar hantar kan sumringah
Lembaran Daun hijau melambai,semilir bayu seakan hanyut membelai
Aroma wangi surgawi sirami jiwa
Di pangkuan hati suci memeluk pesona
Elok rupa suci putih khas warna
Tampa duri sebagai senjʌta
Bibir bayu berbisik merdu
Tangan memapah kuat di indah sari taman hijau
Sepasang Mata pun terpukau
Lemah lembut raga bayu merangkul kemilau
Menghatar senyum canda di pintu peradaban
Tampa menodai kesucian
Di taman melati sujuta putih damai,idah, di temukan
Di atas bening jiwa ,tinggi menjulang simbol kesucian dalam keabadian


Puisi Melati
ILene

Harum melati
Rupa yang elok dinanti
Tumbuh di pelataran
Sudah direnggut Tuan
Sekarang kurakitkan layar
Menerjang ombak dan memanggil camar
Sejak harummu menjadi lautan yang tak pernah aku menepi

Aku sepi
Gadis manis memegang gagang kemudi
Rambutnya ikal
Lebih ikal dari ombak yang kudapati
Jauh pandangannya
Kulihatnya bernyanyi
Memanggil ombak dan camar untuk ikut menari-nari
Melebur sepi aku yang dibawanya dalam lautan ini

Tegal, 17-9-2016
------------

Demikianlah Puisi melati putih. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.