Skip to main content

Puisi Mawar Hijau (Green Rose)

Puisi Mawar Hijau (Green Rose)
Puisi mawar hijau (Green Rose) . Mawar  atau bunga mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. mawar ada berbargai macam ada mawar merah  mawar putih dan lain lain.

Mawar atau bunga mawar adalah bunga yan indah dalam filosifi mawar juga sering di kaitakan dengan simbol simbol tertentu, bahakan mawar juga sering di jadikan sebuah lagu, salah satu lirik lagu yang ada kata mawar, bunga di tangan melati di pelukan.

Bentuk daun bunga mawar yang berduri halus dan batang yang berduri kadang disimbolkan seperti seorang perempuan yang sudah didekati. Berkatan dengan kata mawar di bawah ini ada dua puisi bertema mawar.
  • Puisi mawar hijau (Green Rose)
  • Puisi mawar ungu
Salah satu bait dari puisinya. "emoga dikau selalu baik saja kesejukan yang rindang bunga mawar yang tumbuh di taman hatiku, terbelenggu norma tapi matahari diam angin malam diam belenggu juga diam. Selengkapnya, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI MAWAR HIJAU (Green Rose)

Senjaku terbawa dalam senyuman
Rinduku terjawab dan pudar seketika dalam lamunan
Lengang, namun pasti kau datang dengan lirihmu yang khas
Sapamu mengusik merdu
Semerdu alunan angin menerpa dedaunan di senja itu

Kau datang tanpa janji kata seucap
Kau bawa itu bunga mawar hijau yang segar kemilau
Mawar hijau,
Tanda kesejukan yang rindang
Tanda kesetiaan yang datang

Adakah makna di balik itu semua
Terimakasih yang dapat kuucap dari segenap rasa
Doaku,
Semoga dikau selalu baik-baik saja
Selalu dalam lindungan Alloh Taala
Aamiin...


PUISI MAWAR UNGU
Oleh: Zubaidah Amy

Sekuntum mawar ungu mekar dalam belenggu
nuraninya rindu pada langit biru
tapi tak mampu putuskan belenggu

dia coba tuk selalu tertawa
air mata di simpan di dada
karena cinta hanya sebatas angan saja

Nuraninya terbelenggu norma
kadang dia bertanya pada angin malam
kenapa semua mesti begini
kadang dia bertanya pada matahari
kenapa dia mekar disini

Nuraninya terbelenggu norma
tapi matahari diam
angin malam diam
belenggu juga diam
sementara nuraninya tetap bertanya.
--

Demikianlah puisi mawar hijau. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.