Skip to main content

Puisi Untukmu Hai Wanita

Puisi Untukmu Hai Wanita
Puisi untukmu hai wanita. wanita merupakan kesatuan yg indah dari tiga peran penting pada hidup lelaki. menjadi kekasih. menjadi sahabat. serta sebagai ibu bagi anak-anaknya. begitu luar biasanya seorang wanita, maka kita sebagai lelaki sangat patut mengahargai mereka

Sebab wanita adalah makhluk yg sangat dimuliakan kedudukan disisi Allah dan rasulnya. maka engkau wanita tetaplah menjadi wanita cantik dengan menjaga ahklakmu, untuk masa depanmu, karena  wanita adalah tiang negara, maka terkadang, wanita adalah fitnah besar.

Berkaitan tentang kata wanita berikut ini dua puisi tentang wanita. salah satu baitnya. "Jelita bertabur permata Pakaian indah laksana bidadari syurga Harum semerbak menawan sukma perindah wajah dengan percikan wudhu. tata dengan kosmetik tawadhu jadi dara jelita memikat". Selengkapnya dari bait ini silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

Puisi Untukmu Hai Wanita

Ada wanita jelita bertabur permata
Pakaian indah laksana bidadari syurga
Harum semerbak menawan sukma
Dan ia pelita setiap hamba

Wahai wanita...
Kita poles perindah wajah dengan percikan wudhu
Kita gunakan eye shadow tadabur
Jangan gunakan lipstik nasihat
Dan disekelilingnya kita tata dengan kosmetik tawadhu

Jangan lupakan gelang-gelang pemberi menghias tangan nan indah
Kenakan sepatu kaca berjuang ketika akan melangkah
Pakaian kebesaran taqwa siap kenakan
Mahkota permata mulia jangan sampai ketinggalan

Kita berlayar dilaut lepas dengan bahtera sakinah
Kita isi sisi ruang kapal dengan arsitek baiti jannati
Arahkan kompas menuju dermaga ridha
Dan kita berlabuh dipantai bahagia

Wahai para wanita semoga engkau
kembali kapada fitrahmu nan mulia

untukmu-hai-wanita
#thy_wanita muslimah_belajar_sholehah
12-11-14


PUISI WANITA PENGHISAP DARAH

Sepi malam bertabur bintang
Dilangit awan hiasi lengang
Bergerumbul bak batu batu karang

Lentera berkelip di kejauhan
Semilir angin menebak dedaunan
Melambai di ranting pohon berbisikan

Terdengar sayup lolong mengumandang
Disenyap hening malam bintang menyandang
Pada sebuah bukit curam lembah dijurang

Ah,,
Senyap ini memikat keramat
Ditepi hutan dara jelita memikat
Di gaun panjang warna putih nan mengkilat

Jejak kaki beradu di tanah
Decak langkah terdengar di basah
Samar lihat mulut jelita mengunyah
Pada bibir sang wanita penuh darah

Hony. 180914. Skb/Plb/Wrk

Demikianlah Puisi untukmu hai wanita. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi tentang wanita di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.